Senin, 18 Juni 2018

Lebaran = Silaturahim = Mengenal Leluhur dan Tetralogi Buru

Tetralogi Buru, yang Anak Semua Bangsa saya sampul -
kebiasaan kalo lagi baca buku saya nggak suka dikepoin :D
Saat ini saya sudah memasuki buku ke 2 Anak Semua Bangsa dari 4 Tetralogi Buru milik Pram, duluu bacanya pas kuliah dan potokopian pula, dapetnya juga gerilya, pas kuliah itu kurleb 20 - 25 tahun yang lalu. Alhamdulillah saat ini buku buku Pram sudah dicetak ulang dan gampang diperoleh, eeh juga buanyak buku sastra yang lain - bikin ngiler kalo ke toko buku.

Apa hubungannya sama lebaran ya hahaha
Keluarga dari ibu, kumpul lebaran dua tahun sekali, pertimbangannya, anak cucu bisa berlebaran ke keluarga pasangan di tahun yang lain. Tahun ini giliran di keluarga ibu, seperti biasa para budhe dan pakdhe akan cerita siapa leluhur kami.

Nah kami diingatkan lagi, bahwa kakek buyut kami adalah Raden Panji Adikusumo (Asisten Wedana Bunder Jombang), bin Raden Panji Djayusman Gondokusumo (Patih Mojokerto)+ R Ay Sumarsih binti RP.Ongkowidjoyo (Colleteur Lamongan), bin bin RP Sungkono Gondokusumo, bin Raden Adipati Panji TJOKRONEGORO III / R.Panji GONDOKUSUMO, Bupati Probolinggo 1831-1839, bin Raden Adipati TJOKRONEGORO II / R Panji NOTOKUSUMO(Bupati Kasepuhan Surabaya 1785-1818), bin R Panji DJAYENGRONO / Raden Panji TJOKRONEGORO (Bupati Surabaya 1758), bin Kyai ONGGOWIDJOYO / Kyai Tumenggung DJIMAT TJONDRONEGORO (Bupati Kasepuhan Surabaya 1752-1763), bin Kyai Tumenggung HONGGODJOYO (Bupati kasepuhan Surabaya), bin PANGERAN LANANG DANGIRAN / KI AGENG BRONDONG. Ini alur yang dari mbah Putri Raden Ay Liek Koessabandinah panjang yaaa - kalau mbah Putri kelahiran tahun 1920, berarti kakek buyut saya menjabat di Jombang sekitar tahun itu kan ya..

Nah yang dari mbah kakung Raden Ismoekadinoto, memiliki ayah Raden Sadikin Adiwinoto (Asisten Wedana Polisi - Surabaya) dan ibu Raden Ay Istijati putri dari Keluarga Kyai Ageng Kasan Besari (Kyai Ageng Tegalsari I, Th.1760 s/d Kanjeng Lider Raden Mas Tjokronegoro I, Bupati Ponorogo 1811-1900. Panjang yaaa..

Silsilah ini ada di Rodovid, ditulis oleh Dr. Ismoe Soekamto Suwelo, M.Sc pakdhe kami.
sumber : http://id.rodovid.org/wk/Orang:740693 ini ibu saya..

Rabu, 23 Mei 2018

Permendikbud 20 - 24 Tahun 2016

Gara gara pertanyaan Irma Nugraha yang banyak banget tadi pagi via WA- 
KTSP itu artinya kita bisa buat kurikulum sendiri? Kenapa ada KD? Seluas apa kita boleh bergerak dan memilih dalam batasan KD yang diwajibkan? Bagaimana dengan UN? juga SBMPTN dan SIMAK? - jadi inget punya PR ngrampungin tulisan tentang permendikbud 21 - 24 tahun 2016.

Sudah lama pingin bedahnya, gara garanya saya diminta untuk berbagi di pelatihan guru yang panitiannya minta disesuaikan dengan permendikbud nomor 21 22 tahun 2016, tentang standard isi dan standard proses. Betul sekali kata Prof Muchlas Samani, kalau tidak semua guru membaca dan memahami secara utuh kurikulum 2013 - paling banter cuma pas silabusnya aja - *ngacung saya juga *tutupmuka


Gara gara itulah saya terus baca permendikbud no 20 21 22 23 sampai 24 tahun 2016 dan tambah sukak deh sama kemendikbud - mohon maaf saya suka nyalahin kurikulum - ternyata pelaksanaan saja yang gak semua sesuai permendikbud.

Di pelatihan pelatihan biasanya kita hanya belajar format lessonplan terbaru, belajar teknis cara penilaian, bukan filosofi dibalik semuanya, bukan memahami permendibud secara utuh.

Sepulang dari Finland kemarin, saya lebih concern tentang core curricullum mereka yang membahas tentang transveral competencies sebagai bekal anak bangsanya menghadapi abad 21. Pas searching ternyata transveral ini udah dibahas di level UNESCO lengkap, sampai guru yang seperti apa, yang dibutuhkan untuk membekali anak anak di dunia ini, untuk memiliki kecakapan transveral.
2015 ERI-Net Regional . Preparing and Supporting Teachers in the Asia-Pacific to Meet
the Challenges of Twenty-first Century Learning. Regional Synthesis Report.
Published in 2016 by the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization and UNESCO Bangkok Office

Kompetensi transveral adalah kompetensi yang menitikberatkan pada skills seperti interpersonal skills, intrapersonal skills, media and information literacy, critical and innovative thinking, global citizenship, respect for religioan values dan apreciation of healthy lifestyle.


Jumat, 30 Maret 2018

Jelajah Candi ... yay \(^.^)/

Saya suka sejarah
Seperti kemarin menjelajah beberapa candi - rasanya pingin pinjem mesin waktu dan pintu kemana sajanya Doraemon

Aslinya sih penelitiannya anak anak - cuma karena saya pembimbingnya jadi ikutan menyelami yang ditulis mereka

Tentang satu candi Hindu, candi kecil aja, ditemukan tahun 1900an - dalam keadaan sudah hancur 50%. Candi ini dibangun sekitar abad ke IX atau saat akan berakhirnya kerajaan Mataram. Masyarakat menyebutnya Candi Brawijaya, tetapi karena ada di desa Dukuh, maka disebut Candi Dukuh - menurut Perda Propinsi Jawa Tengah No. 6 Tahun 2011, kawasan Candi ini disebut Situs Brawijaya Candi Dukuh - letaknya di Desa Rowoboni, Kabupaten Semarang

Jumat, 16 Maret 2018

Zaman Jahiliyah 5 Done!!

source: https://www.albatrosspools.com.au/about-us/spasa-awards/
Saya biasanya mantap kalau mau pindah Zaman Jahiliyah, tapi kali ini saya ragu, bukan karena saya masih pingin, tapi sekarang saya sedang pada posisi paradox - saya masih ditugasi untuk bimbing lomba anak anak - masak yang juara kamu terus, anak anak gak diajak

Cerita dulu deh yah
Saya punya banyak masalah saat belajar di kelas bersama anak anak - saya butuh seseorang yang bisa saya ajak diskusi tentang ini.
Sedangkan institusi saya, jarang sekali menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan, dan atau ketika saya ikut pelatihan berbayar, ijin belum tentu diberikan - belajar terus, ngajarnya kapan?

Perjalanan Belajar ku

Saya berproses dalam perjalanan belajar selama jadi guru, di beberapa zaman jahiliyah, dan saat ini saya berada di zaman jahiliyah 4, entah sampai kapan

Zaman jahiliyah 1 1998-2005 adalah saat pertama kali saya jadi guru, saat itu keyakinan saya adalah mata pelajaran yang saya ajarkan sangat sangat sangat penting, dan semua murid murid di kelas harus paham mata pelajaran yang saya ajarkan. Saya guru paling kejam di dunia, saya sering menekan dan memarahi murid saya tanpa tujuan yang jelas, memampangkan nilai mereka dari terkecil hingga tertinggi di papan pengumuman lengkap dengan nama dan kelas, dengan kategori pass dan warning untuk nilai terendah dan nilai terendah itu 0 - kenapa inget, karena saya menyimpan semua file lesson plan hingga penilaian mereka 

Kamis, 08 Maret 2018

Semua "Dihandle" Google Tugas Sekolah Apa? - Prof. Muchlas Samani

Buku Prof. Muchlas ini beneran membuka lebih luas cakrawala saya, tentang permasalahan pendidikan di Indonesia. Jadi inget kalau ada permasalahan, terbanglah lebih tinggi supaya bisa ngliat permasalahan lebih luas.
Terus seperti biasa saya malu sama diri sendiri, setelah baca buku ini.

Prof. Muchlas Samani adalah rektor ke-9 Universitas Negeri Surabaya, walau sekalipun saya belum pernah berjumpa, dan saya memperoleh buku ini melalui istri beliau, tapi saya merasa keprihatinan kita tentang pendidikan di Indonesia sama.. *eh ngaku2 

Sepulang dari Finland kemarin sempet down, tambah galau, trus gimana nanti 20 30 tahun ke depan, gimana kalau anak anak bangsa ini nggak siap menghadapi tantangan abad ini, sedangkan Skill yang mereka kuasai hanya skill menghadapi ujian ujian akademik, dan skill menjadi pegawai yang baik?

Rabu, 27 Desember 2017

10 Hari Tanpa Mentari, 6/6 Teacher Education in Indonesia

Nah kelas berikutnya kami diskusi tentang bagaimana pendidikan guru di Indonesia - Iyaya mereka kan school of teacher jadi bahasan guru ditekankan sekali di program ini
Presentation from MORA on Teacher Education in Indonesia, discussion and comments
University campus, Futura Building, Room F210
Address: Yliopistokatu 7, Joensuu

Diskusinya dipandu oleh Dr. Minna Mäkihonko, yang udah 8 kali ke Indonesia dan sempet jadi dosen tamu di Universitas Negeri Semarang. Yang didapuk presentasi kebetulan saya dan seorang guru Bahasa Inggris MtsN Mojokerto yang sekarang sudah jadi Pengawas Madrasah di Kabupaten Mojokerto Jawa Timur Bapak Muhamad Zainuri kebetulan Masternya juga Bahasa Inggris jadi jago deh bahasa Inggrisnya.

Sekolah Terakhir - Fathul Wahid

Lama nggak nemu buku kritis atau tepatnya saya lama gak liat buku buku tentang kritik sistem pendidikan. 4 tahun nggak nulis, semakin kesini...