Teman teman saya meminta anak anak untuk
membuat proyek mengenai pelestarian budaya Indonesia atau pencegahan
dampak negatif budaya asing di kalangan anak muda Indonesia
Saya beri kebebasan mereka mengenai cara dan metodenya, ada dua kelompok yang menggunakan socmed sebagai media
yang pertama kelompok yang ingin melestarikan dan mencegah punahnya bahasa daerah https://www.facebook.com/pages/Berbagi-Bahasa/216477615190373 kelompok berikutnya ingin mengkampanyekan mengenai kerajinan asli daerah yang patut dipertahankan https://www.facebook.com/pages/Pecinta-Karya-Bangsa-Indonesia/180523378807583
terus juga yang ini https://www.facebook.com/kamiorangjawa?ref=notif¬if_t=fbpage_fan_invite
Mohon bantuan teman teman untuk menyebarluaskan dan like fanpage tersebut diatas ya
Juga tolong diberi masukkan untuk anak anak itu.. , terimakasih :)
Minggu, 03 November 2013
Sabtu, 02 November 2013
Entahlah ...
Saya menikmati ini sebagi proses kehidupan yang mesti saya jalani
Semangat mana itu semangat?? Entahlah
Saya jadi ingat tentang cerita orang Jepang dengan kata kata ganbatte kudasai, karena mereka sudah merasa berbuat yang terbaik dan bekerja keras, kata kata ganbatte ini akhirnya membuat mereka lelah
Semangat mana itu semangat?? Entahlah
Saya jadi ingat tentang cerita orang Jepang dengan kata kata ganbatte kudasai, karena mereka sudah merasa berbuat yang terbaik dan bekerja keras, kata kata ganbatte ini akhirnya membuat mereka lelah
Jumat, 01 November 2013
Andai saya seorang MURID
Jam 4.30 pagi sudah mandi dan sholat subuh, siap siap sarapan (kalau sarapannya sudah disiapkan ibu)--kalau belum pergi sekolah tanpa sarapan
Begitukah? tidak, saya bangun jam 6 pagi, mandi, sholat kilat, dan pergi tanpa sarapan
Sesampainya di sekolah, siap siap diperiksa kelengkapan sepatu hitam, ikat pinggang, seragam, dasi, topi --dan yang pasti jangan sampai terlambat masuk kelas
Jam pertama di mulai, guru yang lemah gemulai masuk kelas, berdoa dan memberi salam, pelajaran pertama ceramah tentang ragam budaya, jam kedua pindah ruang untuk pelajaran tata busana dan otomotif, jam berikutnya matematika membahas matrik, setelahnya akuntansi membahas jurnal khusus, selama dari jam 7 - 10, 10.15 - 12.00, 12.15 - 14.15--
7 jam saya duduk, mencatat, memperhatikan guru, mengerjakan tugas, mengerjakan ulangan, berdiskusi, maju ke depan.
Begitukah? tidak, saya bangun jam 6 pagi, mandi, sholat kilat, dan pergi tanpa sarapan
Sesampainya di sekolah, siap siap diperiksa kelengkapan sepatu hitam, ikat pinggang, seragam, dasi, topi --dan yang pasti jangan sampai terlambat masuk kelas
Jam pertama di mulai, guru yang lemah gemulai masuk kelas, berdoa dan memberi salam, pelajaran pertama ceramah tentang ragam budaya, jam kedua pindah ruang untuk pelajaran tata busana dan otomotif, jam berikutnya matematika membahas matrik, setelahnya akuntansi membahas jurnal khusus, selama dari jam 7 - 10, 10.15 - 12.00, 12.15 - 14.15--
7 jam saya duduk, mencatat, memperhatikan guru, mengerjakan tugas, mengerjakan ulangan, berdiskusi, maju ke depan.
Rabu, 23 Oktober 2013
Bagaimana Metode Pengajaran Radikal Bisa Membebaskan Generasi Anak Jenius - 4/4
![]() |
| www.latintimes.com |
Juárez Correa menghabiskan malam-malamnya menonton
video-video pendidikan. Dia membaca banyak polemik yang dibuat oleh seorang
kartunis Meksiko yang bernama Eduardo del Río (dikenal dengan nama Rius) yang
berpendapat bahwa anak-anak harus dibebaskan untuk mengeksplorasi apapun yang
mereka mau. Juárez Correa juga dibuat terkesan oleh Mitra yang membicarakan tentang
membiarkan anak-anak “berkelana di dunia ide”. Juárez Correa mulai mengadakan
kegiatan debat rutin di kelas, dan dia tidak malu mengangkat topik-topik
kontroversial.
Bagaimana Metode Pengajaran Radikal Bisa Membebaskan Generasi Anak Jenius - 3/4
![]() |
| http://goo.gl/fPtL0m |
Suatu hari Juárez Correa menuliskan di papan
tulis “1 = 1,00.” Biasanya, pada poin ini, dia akan mulai menjelaskan konsep
bilangan pecahan dan bilangan desimal. Namun kali ini dia hanya menuliskan “½ =
?” and “¼ = ?”
“Coba pikirkan sebentar,” katanya, dan berjalan keluar dari
kelas.
Ketika anak-anak menggerutu, Juárez Correa pergi ke
kafetaria sekolah, tempat anak-anak membeli sarapan dan makan siang untuk
mendapatkan uang kembalian dalam nominal kecil. Dia meminjam sekitar 10 peso
dalam bentuk uang koin, berharga sekitar 75 sen, dan berjalan kembali ke kelasnya,
lalu membagikan satu koin senilai satu peso ke tiap meja. Dia memperhatikan
bahwa Paloma telah menulis 0,50 dan 0,25 di selembar kertas.
Bagaimana Metode Pengajaran Radikal Bisa Membebaskan Generasi Anak Jenius - 2/4
![]() |
| www.ourprg.com |
Tahun 1999, Sugata Mitra merupakan kepala ilmuwan di sebuah perusahaan
di New Delhi yang melatih para pengembang piranti lunak (software). Kantornya
berada di ujung sebuah kampung kumuh, dan pada suatu hari,
dia memutuskan menempatkan sebuah komputer di sebuah celah di dinding yang
memisahkan bangunan kantornya dengan kampung kumuh tersebut.
Bagaimana Metode Pengajaran Radikal Bisa Membebaskan Generasi Anak Jenius - 1/4
Saya meminta seorang teman sariorange@gmail.com untuk menerjemahkan artikel yang berharga ini, supaya lebih banyak teman guru yang bisa terinspirasi oleh tulisan ini. Karena ada sekitar 17 halaman, maka saya bagi tulisan ini menjadi 4 seri. Mudah mudahan terinspirasi ya, untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik eh untuk belajar yang lebih seru.. Semangaatt!!..^.^/
-------------------------------------------------------------------
Judul Asli : How a Radical New Teaching Method Could Unleash a Generation of Geniuses
Sumber : http://www.wired.com/business/2013/10/free-thinkers/
Joshua Davis / 10.15.13 / 6:30 AM
![]() |
| These students in Matamoros, Mexico, didn’t have reliable Internet access, steady electricity, or much hope—until a radical new teaching method unlocked their potential. photo by. Peter Yang |
Langganan:
Postingan (Atom)
Sekolah Terakhir - Fathul Wahid
Lama nggak nemu buku kritis atau tepatnya saya lama gak liat buku buku tentang kritik sistem pendidikan. 4 tahun nggak nulis, semakin kesini...
-
Kuliah Introduction to Finance sekarang beranjak ke week 8, saya baru selesai mengerjakan assignment di week 6 yang batas akhir pengerja...
-
Membaca halaman-halaman pertama buku Smart Learning Technology- Menjadi Juara dalam Waktu Singkat By. Setiyo Widodo – sudah membuat kepala...
-
Semua orang pasti punya cerita lebay lebay semasa kuliahnya, nah saya juga punya cerita lebay masa masa kuliah saya Latar belakang saya ...





